Tarowang, 17 September 2025
Setiap tanggal 17, seluruh siswa di MTs dan MA Nurul Iman Tarowang berkumpul di lapangan untuk melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional. Upacara ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah momentum penting untuk memupuk disiplin, kekompakan, dan kesadaran diri di antara para guru dan siswa.
Pada bulan ini, upacara dipimpin oleh Kepala MA Nurul Iman Tarowang Ibu Nurnisa, S.Pd.I, dan yang menjadi pelaksana upacara adalah para guru, yang menambah kesan khidmat dan profesional. Sementara itu, Kepala MTs Nurul Iman Tarowang Hj. St. Sarialang, S.Ag bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat yang penuh makna.
Dalam amanatnya, pembina upacara menekankan beberapa poin penting yang patut menjadi renungan bersama:
Pelaksana Upacara: Beliau berharap, jika siswa kembali menjadi pelaksana upacara, mereka harus dapat menampilkan jauh lebih baik dan optimal dari para guru. Hal ini bukan sekadar ajang unjuk kebolehan, melainkan dorongan agar siswa selalu termotivasi untuk melakukan yang terbaik dalam setiap kesempatan.
Pentingnya Kerapian dan Kesopanan. Pembina upacara mengingatkan seluruh siswa untuk selalu menjaga kerapian dan kesopanan dalam berpakaian. Pakaian yang rapi mencerminkan kepribadian yang tertib, menghargai diri sendiri, dan juga menghormati orang lain.
Kesadaran Diri dan Hikmah Upacara. Inti dari Upacara Hari Kesadaran Nasional adalah ajakan untuk menyadari betapa mulianya diri kita sebagai manusia. Dengan menyadari nilai diri, kita diharapkan dapat lebih menghargai waktu, kesempatan, dan potensi yang kita miliki untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
Apresiasi untuk Penerima Bantuan PIP. Di akhir amanat, beliau memberikan selamat kepada siswa yang baru saja menerima bantuan PIP (Program Indonesia Pintar). Beliau berpesan agar bantuan tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya dan menjadi pemicu semangat bagi para siswa penerima untuk meningkatkan keaktifan dan kesungguhan dalam belajar di kelas.
Upacara Hari Kesadaran Nasional di MTs dan MA Nurul Iman Tarowang ini menjadi pengingat bagi semua pihak, baik guru maupun siswa, akan pentingnya disiplin, etika, dan semangat belajar. Semoga upacara ini terus menjadi tradisi positif yang membentuk karakter generasi penerus bangsa yang lebih berkesadaran, bertanggung jawab, dan unggul.
Editor : Ismail, S.Pd.I

Komentar
Posting Komentar