Makna Simbol Logo (Versi Budaya Lokal Tarowang)
Yayasan Pendidikan Islam Nurul Iman
Tarowang
1. Bentuk
Perisai Lima Sisi
Melambangkan pilar utama
kehidupan masyarakat Tarowang, yaitu: Siri’ (harga diri), Pesse (rasa empati),
Amal saleh (perilaku baik), Agama sebagai fondasi, dan Pendidikan sebagai
pengubah peradaban. Bentuk ini juga mencerminkan nilai Pancasila, sebagai dasar
membina generasi yang beriman dan berkarakter lokal.
2. Warna Hijau
Dominan
Dalam budaya Tarowang,
hijau melambangkan: Kesuburan tanah dan hasil pertanian seperti padi, jagung,
dan kelapa yang menjadi sumber penghidupan masyarakat; Kesejukan hati yang
mencerminkan masyarakat religius dan damai; serta simbol harapan akan generasi
muda yang tumbuh kuat di atas nilai-nilai agama dan adat.
3. Kitab Terbuka
Mewakili
Al-Qur’an sebagai pusat segala ilmu dan sumber kebijaksanaan. Dalam konteks
lokal, ini melambangkan tekad masyarakat Tarowang dalam mengintegrasikan
pendidikan agama dan kearifan lokal, membentuk pribadi yang saleh dan terampil.
4. Obor Menyala
Obor
mencerminkan: Semangat juang masyarakat Tarowang yang ulet dan pekerja keras,
terutama dalam bertani dan berdagang; dan cahaya ilmu yang menerangi generasi
muda agar tidak terperangkap dalam kegelapan kebodohan dan keterbelakangan.
5. Padi dan
Kapas
Merupakan simbol budaya
agraris masyarakat setempat. Padi sebagai hasil bumi utama Tarowang
mencerminkan kemakmuran dan kerja keras; Kapas sebagai simbol kehalusan budi,
nilai gotong royong, dan keadilan sosial dalam masyarakat adat. Gabungan
keduanya menandakan cita-cita untuk membentuk insan yang sejahtera lahir batin,
adil, dan bermartabat.
6. Tulisan
“YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM” dan “NURUL IMAN TAROWANG”
Menegaskan bahwa yayasan
ini lahir dari dan untuk masyarakat Tarowang, sebagai pusat pendidikan yang
membawa 'cahaya iman' (Nurul Iman) di tengah masyarakat yang menjunjung tinggi
adat, agama, dan pendidikan.

Komentar
Posting Komentar